← Kembali ke berita

26 Juli 2026

Monev kegiatan fisik Dana Desa semester 1 Desa Tegalasri dan Bumdes Ternak burung puyuh

Monev kegiatan fisik Dana Desa semester 1 Desa Tegalasri  dan Bumdes Ternak burung puyuh

Wlingi – Pemerintah Kecamatan Wlingi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Semester I Tahun Anggaran 2026 di Desa Tegalasri. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) berjalan sesuai dengan perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tim Monev Kecamatan Wlingi bersama Pemerintah Desa Tegalasri meninjau secara langsung hasil pelaksanaan kegiatan fisik berupa pembangunan jalan rabat beton yang telah selesai dikerjakan. Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pengukuran volume pekerjaan serta mencocokkan hasil di lapangan dengan dokumen perencanaan sebagai bentuk pengawasan terhadap kualitas dan kesesuaian pelaksanaan pembangunan.


Monev


Selain kegiatan fisik, tim juga melakukan monitoring terhadap unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gabru Asri, yaitu usaha peternakan puyuh yang menjadi salah satu program ketahanan pangan Desa Tegalasri. Tim melihat secara langsung kondisi kandang, pengelolaan ternak, serta berdialog dengan pengelola BUMDes mengenai perkembangan usaha, produksi telur puyuh, hingga kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan pelaksanaan pembangunan desa dan pengelolaan BUMDes dapat terus ditingkatkan, baik dari aspek administrasi maupun kualitas pelaksanaan di lapangan. Keberadaan BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa, sementara pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.


Monev


Kegiatan Monev Semester I Tahun Anggaran 2026 berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Tegalasri. Hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.