23 Juli 2026
Hangatkan Kebersamaan di Tahun Baru Islam, Tim UM BBM Ikuti Tradisi Baritan Bersama Warga Desa Tegalasri

Blitar, 15 Juni 2026 – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di RT 2 RW 2 Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Tim UM BBM turut berpartisipasi dalam tradisi Baritan yang diselenggarakan bersama warga di Koperasi Desa (Kopdes) Tegalasri sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Kegiatan dimulai pada sore hari menjelang waktu Maghrib. Sejak awal acara, warga dari berbagai kalangan berkumpul dengan membawa hidangan yang telah dipersiapkan untuk dinikmati bersama setelah rangkaian doa selesai. Kehadiran Tim UM BBM di tengah masyarakat menjadi wujud komitmen untuk tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun kedekatan melalui kegiatan sosial dan budaya yang telah lama menjadi tradisi desa.
Rangkaian acara berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan. Doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan serta harapan agar masyarakat Desa Tegalasri senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani tahun yang baru. Momen tersebut juga menjadi ruang refleksi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang telah terjalin di lingkungan masyarakat.
Bagi Tim UM BBM, mengikuti tradisi Baritan merupakan kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat budaya lokal yang masih dijaga dengan baik oleh masyarakat Desa Tegalasri. Melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan, mahasiswa dapat membangun komunikasi yang lebih akrab dengan warga sehingga mendukung terciptanya kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan program pengabdian selama berada di desa.
Partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan seperti Baritan menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial yang dilakukan Tim UM BBM. Selain mempererat silaturahmi, keikutsertaan mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling percaya antara masyarakat dan tim pengabdian, sehingga setiap program yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan dengan dukungan dan partisipasi aktif dari warga.
Tradisi Baritan yang sederhana namun sarat makna ini kembali membuktikan bahwa nilai gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan masih menjadi bagian yang kuat dalam kehidupan masyarakat Desa Tegalasri. Melalui momen tersebut, Tim UM BBM tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga belajar langsung mengenai kearifan lokal yang menjadi identitas dan kekuatan masyarakat setempat.