23 Juli 2026
Awali Pengabdian, Tim UM BBM Lakukan Observasi Desa Sambil Bantu Penyaluran Bansos di Tegalasri

Blitar, 2 Juni 2026 – Mengawali rangkaian pengabdian kepada masyarakat, Tim UM BBM melaksanakan observasi lapangan di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Tegalasri ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenal kondisi desa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata dengan membantu perangkat desa menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 2 hingga 3 Juni 2026. Sejak pagi, mahasiswa bersama perangkat desa bahu-membahu memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta memahami dinamika kehidupan warga secara langsung.
Di sela-sela kegiatan penyaluran bansos, tim UM BBM melakukan observasi terhadap berbagai kondisi di lingkungan desa. Berbeda dengan observasi yang hanya mengandalkan data sekunder, pendekatan ini dilakukan secara langsung agar mahasiswa dapat melihat sendiri potensi yang dimiliki desa sekaligus mengidentifikasi persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Observasi lapangan menjadi langkah penting dalam penyusunan program kerja UM BBM. Dengan memahami kebutuhan masyarakat secara nyata, program yang dirancang diharapkan mampu memberikan solusi yang relevan, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang berkelanjutan bagi Desa Tegalasri.

Sebagai bagian dari proses penggalian informasi, tim juga mengadakan wawancara dengan Kepala Desa Tegalasri, Ibu Retno Ningsih, serta Sekretaris Desa, Bapak Arif.Diskusi berlangsung hangat dan membahas berbagai isu yang berkembang di desa, mulai dari potensi lokal yang dapat dikembangkan hingga sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian bersama. Masukan dari pemerintah desa menjadi bekal penting dalam menentukan arah program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa menjadi fondasi utama dalam mewujudkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, Tim UM BBM berharap setiap kegiatan yang dijalankan nantinya mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung pengembangan potensi Desa Tegalasri secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan observasi dan penyaluran bantuan sosial pun berlangsung dengan lancar. Lebih dari sekadar agenda pembuka, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi Tim UM BBM untuk membangun hubungan yang erat dengan pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus memastikan setiap program pengabdian yang akan dilaksanakan berangkat dari kebutuhan riil di lapangan.